Cara Daftar Beasiswa Kuliah Di Mesir, Lebanon, Sudan, Dan Maroko

 Cara Daftar Beasiswa di Mesir

Tujuan yang indah belajar di negeri kinanah. Yaitu mesir, banyak para pelajar datang dari seluruh dunia. Sala satunya adalah Indonesia. Dan penulis termasuk di dalamnya. Oleh kareana itu, kami ingin memberikan kisah sedikit saja langkah-langkah belajar di Mesir.

Dan saya akan menjadikan itu beberapa point, agar jelas dan apa saja langkahnya. Sebelum itu saya untuk memperjelas status saya ketika ingin tes ke mesir adalah seperti tes masuk kuliah dengan jalur mandiri. Tanpa ada embel-embel apa saja dan saya sekolah di SMA bukan dari pondok. Mari kita saksikan satu persatu. 


1. Broadcast Tentang Tes Timteng (Mesir, Lebanon, Sudan, dan Maroko.

Broadcast (BC) ini akan disampaikan sekitar 1 bulan sebelum tes. Pantau terus grup whatsapp atau apapun. Bisa saja meminta kabar lanjutan jika ada lulusan kamu ada yang di 4 negara diatas. Menunggu BCan ini tidak seperti menunggu info tes-tes kuliah di Indonesia. Karena jarang siswa SMA biasa yang tertarik untuk BCan ini, sehingga tahu pun tidak ada ketertarikan untuk men-share. Kecuali orang yang berlatar belakang agamis.

Sekarang bagaiamana cara mendapatkannya. Ujian Nasional (UN) dilaksanakan sekitar bulan April. Setelah ujian selesai, cari lah BCan tersebut. Mungkin bisa saja kamu liha website kemenag. Nanti ada pengumuman disana. Langsung saja baca dari yang paling bawah, ada tulisan daftar timteng. Atau lebih mudah, bisa hubungi admin blog ini.


Di BC an tersebut hanya pemberitahuan ada tes beasiswa ke 4 negara diatas, tertera syarat dan ketentuan seperti tempat mendaftar melalui website: http//diktis.kemenag.go.id , melampirkan pas foto, ijazah, dan pelaksanaan ujian.


2. Mendaftar

Pendafataran sudah modern, sehingga kamu bisa Mengisi form sesuai yang diinginkan, seperti pas foto dan ijazah. Dan disana tertera bahwa tempat ujian yang anda inginkan. Kemudian tunggulah kartu peserta, kemudian download kartu peserta tersebut lalu cetak. Karena itu sangat penting ketika ingin daftar.

Isilah form sesuai dengan data diri. Jangan mengisi data tidak sesuai dengan diri anda.
\
3. Tes di Tempat Pilihan

Setelah kita sudah mengetahui tempat tes, usahakan datang 2 jam sebelum waktu mulai. Dikarenakan untuk mengistirahatakan pikiran. Agar tidak terburu-buru dan panic ketika tes. Tes terbagi 2 bagian, yaitu tulis dan lisan. Dan kita juga sudah persiapkan hafalan quran 2 juz. Karena itu ssalah satu syarat dan akan diujikan pada soal tulis dan lisan.

Tes tulisan itu seperti apa sih, yaitu 60 soal bahasa arab dan satu soal berbicara tentang satu judul dari 3 judul yang diberikan dalam bentuk tulisan atau bias disebut juga dengan insya’. Ouh ya, bahwa 60 soal tadi itu adalah pilihan ganda. Jadi orang yang kurang mengerti bahasa arab, bisa lah hitung kancing

Hanya cerita sedikit. Bahwa penulis juga ketika tes kurang mengerti bahasa arab. Penulis bukan lulusan pondok pesantren. Hanya pernah pondok di smp saja, dan yang kemungkinan tentang pelajaran bahas arab pada lupa. Ketika tes itu penulis bingung. Semua soal bahasa arab. Tapi syukur deh karean 60 soal pilihan ganda. Dan akhirnya udah selesai 1 jam sebelum waktu tes berakhir. Hehehe.

4. Menunggu Pengumuman

Disinilah kita harus meningkatkan rasa tawakal kita, begitu juga doa. Karena pengumuman ini juga kadang suka mundur. Tidak sesuai dengan jadwal seharusnya. Disini juga harus sabar atas semuanya

Iya pengumuan tersebut hanya pemberitahuan. Dan akan terbagi ada yang beasiswa dan non beasiswa. Bedanya adalah beasiswa mendapatkan tempat tinggal gratis dari Universitas Al-Azhar, uang jajan dan lain-lain. Sedangkan non beasiswa tidak mendapatkan seperti diatas. Dan jikalau untuk kuliah keagamaan gratis, jikalau ingi mengambil umum, maka biaya diatanggung. Terkecuali beberapa orang yang mendapatkan beasiswa ini. Ketika mencari nama dimohon sangat teliti, karana namanya sangat banyak. Penulis sendiri diberi tahu oleh teman kalau keterima.

5. Pengumpulan Berkas

Iya setelah mengatahui nama, harap menghubungi contact person yang tertera disana. Karena untuk memastikan kelanjutan apa saja yang harus disiapkan. Karena jikalau hanya menunggu saja. Bisa saja kita terlewat info. Ada saja teman hampir saja terlewat kan dalam pengumpulan berkas. Disebabkan dia gak tahu apa yang harus dilakukan.

Selain menguhubungi untuk berkas, bisa dibilang juga untuk mengkonfirmasi melanjutkan apa tidak. Setelah itu biasa nya kita mengisi konfirmasi dari web yang akan di berikan oleh narahubung, iya pokonya berjuang deh.

6. Menunggu Penjadwalan Pemberangkatan

Iya disini kita seakan-akan menungu waktu yang tidak pasti. Karena beberapa kendala dalam pengurusan visa. Seperti contoh mahasiswa yang diterima pada tahun 2018 berangkat nya bulan November. Sedangkan yang 2017 sudah berangkat pada bulan September.

Mungkin itu saja sih 6 cara point diatas. Sangat singkat ini. Karena memang ini yang dialami penulis. Dan memang penulis tidak ikut bimbel apa-apa ketika ingin tes. Walaupun ada bebrapa lembaga yang membuka bimbel. Bahkan sudah membuka 1 tahun sebelum tes dimulai. Terima kasih kk.


Comments

Popular posts from this blog

Cerita Kecopetan Di Mesir

Kategori Mahasiswa Mesir